RSS

Rahasia sihir pocong

13 May

Seorang pria tinggal di jakarta, pada suatu hari dia berkunjung kerumah pamannya di pelosok Bandung.
Pada suatu sore, dia nonton di bioskop 21, dan kemalaman, sehingga terpaksa harus pulang berjalan kaki.
Setelah berjalan selama 1 jam di kegelapan, dia melihat cahaya remang-remang. Seorang orang tua dengan wajah yang mengerikan berpakaian itam-itam sedang memegang 3 buah buku didepan sebuah tiang listrik.
Bulu tengkuk si pria mendadak berdiri, dia memang sering mendengar tentang cerita-cerita supranatural. Apakah dia bertemu dengan hantu?, si orang tua itu menghampirinya dan menyodorkan 3 buah buku!. “Anak muda, kenapa kamu tidak beli buku ini, daripada kamu berjalan sendiri seperti ini, buku-buku saya bisa menemanimu”
Kemudian si pria itu melakukan sesuatu yang pasti akan disesali seumur hidupnya….
Si pria mulai berlagak berani, walaupun tidak melihat ketiga buku tersebut, dia memperhatikan sebuah buku yang cukup kusam yang berjudul RAHASIA SIHIR pocongkkkkkkkkkkkk. Kemudian dia bertanya “berapa harga buku ini?” Si orang tua sambil terbatuk2 menjawab “kamu memang hebat, kamu memilih buku yang tepat, harganya 200ribu”.
Si pria terkejut “tapi…. mahal sekali..”, si orang tua membelalakkan matanya, membuat si pria ketakutan, kemudian mengeluarkan 3 lembar uang 50ribuan. “Saya cuman punya segini” Si orang tua menjawab “Oke.. sepertinya buku ini memang berjodoh denganmu, ingat pesan saya, ini bukan sembarang buku, APAPUN YANG TERJADI, JANGAN MEMBUKA HALAMAN TERAKHIR BUKU ITU!, CAMKAN KATA-KATA SAYA NAK!, ATAU KAMU AKAN MENYESAL…!”
Si pria mengangguk dan berjalan dengan cepat tanpa menoleh lagi kebelakang. Setelah sampai di rumah pamannya dia bertanya tentang pria tua di bawah tiang listrik yang menjual buku? pamannya menjawab “Tidak, saya tidak pernah tahu keponakan, tapi yang saya dengar ada sesuatu yang aneh dengan pak tua tersebut, kenapa ponakanku?”
Si pria makin ketakutan… “tidak paman, hanya bertanya saja”. Dia mulai membaca membaca buku itu sampai jam 3 pagi, ketika jam tiga pagi datang angin berhembus kencang, padahal jendela kamarnya tertutup. Ternyata dia sudah hampir sampai di halaman yang terakhir dari buku tersebut, dia ingat kata-kata si orang tua. Namun karena penasaran, dia membuka juga halaman terakhir tersebut, ini yang membuatnya menyesal seumur hidupnya.

 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: