RSS

Menyampaikan Berita Duka Cita.

05 Apr

Sang kapten memanggil masuk seorang sersan ke dalam ruangannya. “Sersan, aku baru saja dapat kabar kalau ibu prajurit Bayu meninggal kemarin. Beritahu dia dan suruh dia menghadap aku.”

Maka sersan tadi memanggil pasukannya dan mereka pun berbaris. “Dengar, Prajurit,” kata sersan. “Jupri, melaporlah ke ruangan administrasi untuk menandatangani beberapa surat. Yang lainnya, melaporlah ke bagian pemeliharaan. Oh, ngomong-ngomong, Bayu, ibumu meninggal, melaporlah ke Komandan.”

Beberapa saat kemudian, sang kapten memanggil sersan tadi ke kantornya. “Hei, Sersan, caramu memberitahu Bayu bahwa ibunya meninggal tidak tepat. Lain kali pakai strategi, dong!”

“Ya, Pak,” jawab sersan

Beberapa bulan kemudian, sang kapten memanggil sersan itu lagi. “Sersan, aku baru saja mendapat kabar kalau ibu Wawan meninggal. Beritahu dia dan suruh melapor kepadaku. Kali ini pakai strategi, jangan lupa!”

Maka sang sersan memanggil pasukannya. “Oke, dengar! Semua yang punya ibu, maju ke depan dua langkah! Kecuali kamu, Wawan!”

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: