RSS

Tag Archives: cerita lucu orang batak

Fatwa Dari MUI.

Baru-baru ini MUI mengeluarkan fatwa yang berbunyi “kharam hukumnya seorang wanita dinikahi pria sekantor”.

Fatwa tersebut menimbulkan reaksi dan kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat terutama orang-orang bekerja dikantor.

Karena mendapat kecaman, MUI pun mengadakan jumpa pers untuk mengklarifikasi fatwa tersebut.

“Apa maksud Bapak mengeluarkan fatwa yang menyatakan kharam hukumnya seorang wanita dinikahi pria sekantor?” tanya seorang reporter.

Dengan entengnya juru bicara MUI menjawab “seorang wanita kan harusnya dinikahi oleh seorang pria, kalau dengan pria sekantor (satu kantor) bukannya kebanyakan? please dong ah….”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Sarungnya Belum Ketemu.

Karto kesengsem berat sama Jumiyati, tetangga baru yang tinggal di rumah 3 lantai. Dan dari gayanya si Jumiyati, kayaknya dia juga suka ama Karto. Tapi sayang Jumiyati sudah punya suami.

Ketika suatu hari lakinya si Jumiyati pergi, kedua sejoli itu langsung nggak melewatkan kesempatan itu. Tapi Karto tak mau bertempur tanpa persiapan dulu.

Sebelum ke rumah Jumiyati dipanggilnya kedua sobatnya, Joko dan Bakri. Mereka disuruh mencari sarung. Nanti sewaktu Karto sedang asyik masyuk dengan Jumiyati di kamar yang terletak di lantai 3, mereka berdua harus siap-siap dengan sarung itu di bawah jendela.

Siapa tahu lakinya Jumiyati mendadak datang, Karto bisa langsung loncat lewat jendela dan mereka tampung pake sarung di bawah.

Beres, Karto langsung masuk rumah Jumiyati dan mereka naik ke kamar di lantai 3.

Eh lagi asik-asiknya bermesraan mendadak bel di pintu depan berbunyi. Jumiyati pun langsung berbenah diri secepat mungkin sementara Karto langsung loncat dari jendela.

Jumiyati turun dan membuka pintu depan. Ternyata bukan suaminya, tapi 2 orang pria yang berdiri dengan sikap canggung.

“Mpok Jumiyati ya”, kata salah satu pria itu.

“Iya, ada apa nih?”

“Begini Mpok. Tolong bilangin sama bang Karto, sarungnya belum ketemu……”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Peristiwa yang Dilakukan Bersama-sama.

Seorang wartawati mendapat tugas liputan ke dusun-dusun terpencil untuk mengetahui kehidupan penduduk setempat. Dia tiba di sebuah desa terpencil dan mewawancarai seorang pria tua.

Setelah menanyakan banyak hal, si wartawati bertanya, “Apa Bapak bisa menceritakan peristiwa tertentu yang pernah terjadi di dusun ini yang melibatkan banyak warga dan peristiwa itu bikin semua orang bergembira?”

Bapak itu menjawab sambil tersenyum, “Suatu malam kambing kepala dusun hilang, jadi seluruh penduduk laki-laki mencari kambing itu bersama-sama. Setelah mencari kesana kemari kami akhirnya menemukan kambing itu. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua menggilir kambing itu”

Sambil mengeryit si wartawati berkata, “Maaf Pak, kami tak mungkin menerbitkan kisah semacam itu. Apa ada peristiwa menggembirakan lain yang dilakukan bersama-sama oleh penduduk sini?”

Bapak itu berkata dengan wajah gembira, “Suatu malam istri salah seorang warga hilang. Semua penduduk laki-laki turun segera mencarinya. Setelah mencari kesana-kemari, akhirnya wanita tersebut kami temukan. Mungkin karena malam itu dingin kami jadi horni dan akhirnya kami semua bergantian menggilirnya”.

Dengan frustrasi sang wartawati bilang kalau berita semacam itu tak mungkin diterbitkan di korannya. Kemudian si wartawati berkata, “Kalau begitu kita coba ganti peristiwanya. Kali ini coba Bapak ceritakan peristiwa yang sedih”

Bapak tua itu diam menunduk sebentar, lalu diangkatnya wajahnya yang penuh kesedihan sambil berkata, “Suatu malam saya hilang…..”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Dimana Kamar Pak Yakub.

Saat menjelang natal seorang kakek ingin memberi kejutan kepada temannya dengan membawa sebuah kado yang cukup berat. Kemudian kakek itu memasuki sebuah apartemen.

Di pintu masuk ia bertemu seorang anak. “Nak,apakah engkau tahu kamar dimana Pak Yakub tinggal?” tanya sang kakek kepada anak tersebut.

Dengan ramah anak itu menjawab, “O, tahu Kek! Mari saya antarkan.”

Anak itu pun mengajak kakek itu naik tangga menuju lantai 10 dan membawanya ke depan kamar pak Yakub.

“Ini Kek… kamar apartemen Pak Yakub.”

Dengan napas yang masih tersengal-sengal dan membawa kado yang berat, sang kakek mengetuk pintu berkali-kali tetapi tidak ada jawaban.

“Nak,sepertinya Pak Yakub tidak ada dikamar.”

“Betul Kek, Pak Yakub sedang berada di lantai satu menunggu tamunya.”

*&^%$$&*

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Menyambut Hari Natal.

Menjelang Natal, seorang hakim yang hatinya bersuka cita, bertanya pada seorang napi, “Kamu ditangkap atas tuduhan apa?”

Napi itu menjawab, “Karena belanja kebutuhan menjelang Natal.” Hakim itu segera berkata, “Wah…kalo itu sih bukan pelanggaran.

Jam berapa sih kamu belanja?”

Napi itu dengan kalemnya menjawab, “Sebelum toko itu buka, Pak!”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tidak Perlu Memasak Dirumah.

Seorang anak kelas satu SD tidak mau bergabung dengan teman-teman sebayanya yang dengan ceria ngobrol tentang liburan Natal.

“Apa kamu ngga suka liburan Natal?” tanyaku.

“Ngga terlalu,” akunya. “Capek, karena orang tuaku selalu menghadiri banyak sekali kebaktian Natal, dan aku harus selalu ikut.”

“Loh, orang tuamu pendeta, ya?” tanyaku penasaran.

“Bukan, hanya anggota gereja biasa,” jawabnya, “kami harus selalu ikut agar mama tidak perlu masak lagi di rumah, ‘cape’ deh.”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Menginginkan Bayi Saat Natal.

“Apa yang terjadi di rumahmu Natal tahun ini?” tanyaku kepada Regina yang berusia 5 tahun.

“Semuanya berantakan. Sinterklas menaruh semua kaos kaki di tempat yang salah. Dan ia juga lupa akan hadiah yang aku minta. Ayah bilang mungkin sinterklas terantuk kepalanya saat menuruni cerobong asap.”

“Lalu, apa sih yang kamu minta pada sinterklas, tapi ngga kamu dapatkan?”

“Aku ingin seorang bayi.”

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.